Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Logika

Antilogisme dan Dilema gejala penyimpangan berpikir logis

Antilogisme dan Dilema. Antilogisme dan Dilema dalam logika sebagai gejala penyimpangan berpikir logis. ANTILOGISME Antilogisme atau pengujian silogisme adalah “suatu ingkaran kesimpulan pada silogisme majemuk yang menimbulkan ketidak selarasan antara premis dan kesimpulan”. Antilogisme digunakan untuk menguji silogisme majemuk. Hasil antilogisme bahwa yang tepat adalah kesimpulan semula, sebab kesimpulan yang kedua diingkari. Hukum dasar antisilogisme: “ingkaran kesimpulan dari silogisme majemuk yang mewujudkan ketidak selarasan dengan premisnya, maka yang tepat adalah kesimpulan semula”. Pembuktian dari antilogisme, yaitu ketepatan kesimpulannya dengan diagram himpunan. Penyimpulan antilogisme didasarkan pada hokum dasar antilogisme sebagai suatu TAUTOLOGIS (silogisme yang mesti benar), yang disusun oleh silogisme kondisional dengan cara: “ingkari konsekuen dengan menetapkan salah satu anteseden, maka kesimpulannya cukup ingkari salah satu antesedennya”. Cara ini mengikuti mo...

PENYIMPULAN LANGSUNG

T entunya, masih ingat bahwa LOGIKA didefinisikan sebagai “sistem penalaran tentang penyimpulan yang sah” (Bakry, 2012: 1.3). Mengenai sistem penalaran sudah dijelaskan dan dipahami pada Inisiasi-inisiasi sebelumnya. Sistem penalaran dikonstruksi oleh Prinsip dasar penalaran, Hukum analisa, Hukum klasifikasi, Hukum definisi dan Proposisi kategoris.  Nah, Penyimpulan yang sah harus didasarkan pada sistem penalaran tersebut. Pada Inisiasi 5 dan 6 membahas mengenai penyimpulan yang sah. Apa, mengapa dan bagaimana penyimpulan yang sah? Ada 2 bentuk penyimpulan: Penyimpulan langsung dan Penyimpulan Tidak Langsung (Silogisme). Di dalam Inisiasi 5 ini hanya akan membahas “Penyimpulan Langsung” saja. PENYIMPULAN LANGSUNG Atas dasar definisi penyimpulan adalah “ proses penarikan satu proposisi (kesimpulan) dari satu atau dua proposisi lain (premis)” [Bakry, 2012: 5.2], maka “ Penyimpulan langsung” dapat didefinisikan sebagai “suatu proses penarikan langsung kesimpulan dar...